Tag Archives: Sport

Situasi Pertandingan 5 Liga Terbaik Akibat Covid-19

Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1 Ditangguhkan Demi Alasan Keselamatan Dan Kemanusiaan

Akhir pekan lalu sepertinya terasa sepi bagi banyak penggemar sepakbola. Pasalnya, lima liga sepak bola top Eropa yang setiap pekan biasanya menghiasi layar kaca tengah ditangguhkan menyusul penetapan wabah virus corona sebagai pandemi global oleh WHO beberapa waktu yang lalu.

Pemerintah setempat bersama dengan federasi sepak bola di benua Eropa langsung mengambil sikap untuk menghentikan sementara kompetisi sepakbola di negara tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menghambat penyebaran covid-19 yang tengah meluas di benua Eropa.
Selain itu, beberapa figur sepak bola pun sudah banyak yang positif terkena virus yang berasal dari negara Tiongkok ini. Contohnya saja, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, yang dikabarkan terinfeksi virus ini beberapa waktu yang lalu, dan masih banyak juga yang lain.

Kabar baik untuk para penggemar sepakbola, yakni ditangguhkannya 5 liga sepak bola top Eropa ini hanya bersifat sementara, sekitar empat belas hari waktunya. Namun, hal itu juga melihat kondisi penyebaran covid-19 di benua biru tersebut.

Berikut rangkuman kondisi Premier League, LaLiga, Serie A, Bundesliga dan Ligue 1 akibat covid-19.

Premier League

Ditangguhkan sejak: 13 Maret 2020
Ditangguhkan hingga: 4 April 2020

Pertandingan yang dimainkan: pekan ke-28/29 dari 38
Premier League atau Liga Inggris dikabarkan akan ditangguhkan setidaknya hingga 4 April 2020 mendatang. Langkah tersebut dipicu terjangkitnya Mikel Arteta dan Callum Hudson-Odoi baru-baru ini.
Liga Inggris tengah memasuki pekan ke-29 dengan menyisakan 9 pertandingan lagi. Pemuncak klasemen sementara, Liverpool, masih unggul 25 poin dari Manchester City di peringkat kedua. The Reds hanya perlu dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar Liga Inggris mereka sejak terakhir kali didapatkan tahun 1990.
Sementara itu, perebutan zona Liga Champions musim depan juga tengah sengit. Di posisi kelima klasemen sementara, yang tengah ditempati oleh Manchester United, bisa sebagai tiket masuk Liga Champions musim depan menyusul hukuman larangan 2 tahun Man City oleh UEFA.

La Liga

Ditangguhkan sejak: 12 Maret 2020
Ditangguhkan hingga: 3 April 2020

Pertandingan yang dimainkan: pekan ke-27 dari 38
La Liga Spanyol juga ditangguhkan setidaknya hingga dua pekan kedepan. Hal tersebut dipicu akibat semakin masifnya penyebaran covid-19 di Spanyol. Saat ini, kasus virus corona aktif di Spanyol telah mencapai angka 2.277 dan 55 di antaranya berakhir meninggal dunia.
Perebutan gelar juara La Liga Spanyol sepertinya tinggal menyisakan dua tim, yakni antara Barcelona dan Real Madrid. Sebab, dua tim raksasa Spanyol ini berjarak 9 poin dari peringkat ketiga di klasemen sementara hingga pekan ke 27.
Selain itu, perebutan zona Liga Champions juga tidak kalah sengit. Sebab, peringkat ke 3 hingga ke 7 hanya berjarak dua sampai lima poin.

 

Serie A

Ditangguhkan sejak: 9 Maret 2020
Ditangguhkan hingga: 3 April 2020
Pertandingan yang dimainkan: pekan ke-25/26 dari 38
Bukan hanya kompetisi sepak bola, seluruh aktivitas olahraga bahkan ditangguhkan di Italia. Serie A sendiri, bersama semua kompetisi lainnya di Italia, telah ditunda sampai 3 April mendatang.
Namun, menilik situasi di Negeri Piza yang begitu terpukul oleh virus corona, ada kemungkinan Serie A bisa diundur sampai bulan Mei 2020. Hal tersebut dipicu oleh sudah ada 11 pemain dari Juventus, Fiorentina, dan Sampdoria yang positif terinfeksi covid-19.
Pada klasemen sementara, perebutan scudetto tengah sengit antara Juventus, Lazio, dan Inter Milan. Peringkat 1 dan 2 hanya selisih satu poin, sedangkan Inter Milan yang berada di peringkat 3 selisih delapan poin dengan memiliki 1 cadangan laga.
Selain itu, perebutan tempat Liga Champions pun tak kalah seru. Atalanta dan AS Roma pada peringkat keempat dan kelima hanya berjarak 3 poin.

Bundesliga

Ditangguhkan sejak: 13 Maret 2020
Ditangguhkan sampai: 2 April 2020

Pertandingan yang dimainkan: pekan ke 25 dari 34
Operator kompetisi sepak bola Liga Jerman, DFL, akhirnya juga memutuskan untuk menunda kompetisi Bundesliga 2 April 2020. Keputusan ini sekaligus mengubah kebijakan yang tadinya dibuat DFL untuk tetap menggelar laga Bundesliga 26 dengan format tanpa penonton.
Bayern Muenchen masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan keunggulan empat poin dari peringkat kedua, Borussia Dortmund. Selain itu, perebutan peringkat 4 besar nampaknya sangat sengit. Sebab, hingga pekan ke 25, selisih dari peringkat ke lima hingga dua hanya berjarak tiga poin.

Ligue 1

Ditangguhkan sejak: 13 Maret 2020
Ditangguhkan sampai: Belum ditentukan
Pertandingan yang dimainkan: pekan ke-27/28 dari 38
Ligue 1 Prancis menjadi yang terakhir dari lima liga top Eropa yang ditangguhkan. Hal tersebut menyusul penyebaran covid-19 yang cepat di Prancis. Berdasarkan worldometers.info, jumlah penderita virus corona di Prancis mencapai 2.876 orang per Jumat (13/3). 61 dari 2.876 orang itu meninggal dunia.
Namun, operator Liga Prancis belum menetapkan tanggal kembalinya kompetisi tersebut. Ligue 1 ditangguhkan “sampai pemberitahuan lebih lanjut”.

Sama seperti di Liga Inggris, nampaknya juara liga tersebut juga sudah dapat dipastikan. Paris Saint-Germain merupakan pemimpin klasemen sementara dengan keunggulan 12 poin dari peringkat kedua, Marseille. Skuat asuhan Thomas Tuchel pun masih mengantongi 1 pertandingan liga dibanding tim lain.
Selain dua tim yang kemungkinan besar lolos ke Liga Champions musim depan itu, ada pula Rennes dan Lille yang sedang bersaing untuk lolos ke Liga Europa musim depan tanpa menghadapi kualifikasi. Mereka hanya berselisih satu poin pada tempat ketiga dan keempat

Skandal Mancester City,Dan Larangan Bermain Di Liga Champion

Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Eropa. Sang juara bertahan Premier League, Manchester City, dilarang bermain di kompetisi Eropa selama dua musim ke depan. Jelas kabar buruk bagi pasukan Josep Guardiola.

Hukuman ini jelas berat bagi tim sekelas Man City yang sebenarnya sudah lama mengincar trofi paling bergengsi di level klub tersebut. Hukuman larangan bermain selama dua tahun jelas sulit diterima.

The Citizens sudah menyiapkan rencana untuk mengajukan banding, tapi mau tak mau hukuman ini sudah telanjur menimbulkan gejolak di dalam dan di luar lapangan. Para pemain terbaik Man City mulai diliputi keraguan.

Sebenarnya apa sih kesalahan Man City sampai harus dihukum seberat itu? Menukil Goal internasional, baca ulasan berikut ini.

Mengapa Dilarang Bermain di Eropa?

UEFA menjatuhkan hukuman berat ini karena Man City terbukti melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan Financial Fair Play. Selain dihukum selama dua tahun, Man City juga harus membayar denda sebesar 30 juta euro.

Sebelumnya, investigasi yang dilakukan oleh Adjudicatory Chamber of UEFA’s Club Financial Control Body (CFCB) menemukan bahwa Man City bersalah atas pelaporan pendapatan sponsor yang berlebihan pada mulai tahun 2012 sampai 2016.

Singkatnya, Man City telah memalsukan pendapatan sponsor mereka untuk menyeimbangkan neraca keuangan. Penyelidikan ini sebenarnya sudah mulai dilakukan CFCB pada Maret 2019 lalu dan akhirnya menyampai kesimpulan baru-baru ini.

Tentu CFCB tidak tiba-tiba menyelidiki. Awalnya, media asal Jerman, Der Spiegel, menuding Man City telah melakukan pelanggaran berat setelah mendapatkan bocoran dokumen dari Football Leaks.

CFCB menemukan bukti bahwa Man City sengaja menggelembungkan pendapatan sponsor, yang membuat mereka bisa menghabiskan banyak uang di bursa transfer, yang jelas telah menipu UEFA.

Menurut dokumen yang bocor tersebut, pemilik Man City, Sheikh Mansour, telah menggelontorkan 67,5 juta poundsterling untuk meningkatkan pendapatan sponsor tahunan Man City.

Laporan Der Spiegel pun menjelaskan bahwa Man City telah menipu UEFA demi memenuhi syarat sejumlah aturan FFP.

Bagaimana City menanggapi keputusan tersebut ?

Sampai artikel ini mengudara, Goal mengatakan bahwa Man City masih belum berbicara banyak di depan media. Tim biru itu diduga bakal mempertahankan sikap yang sama sampai banding mereka diterima.

Benar, Man City sudah menyatakan bakal mengajukan banding dan membantah tudingan pelanggaran FFP tersebut. Pada pertanyaan pertama, Man City mengatakan bahwa mereka “kecewa tapi tidak terkejut” dengan keputusan UEFA tersebut.

Man City pun menegaskan sikap mereka untuk mengajukan banding secepat mungkin melalui Court of Arbitration for Sport (CAS), serta mengecam proses penyelidikan sepihak UEFA.

Bagaimana Nasib Man City di Premier League?

 

Peraturan UEFA menyatakan bahwa tim yang finis dalam empat besar Premier League bakal otomatis lolos ke Liga Champions musikm berikutnya.

Jika banding Man City ditolak, jatah tiket mereka untuk Liga Champions 2020-21 bakal otomatis diberikan pada tim yang finis di peringkat ke-5 klasemen akhir (dengan asumsi Man City finis di empat besar).

Menurut peraturan Liga Champions UEFA 4.08, jika ada tim yang didiskualifikasi dari kompetisi, spot mereka langsung diberikan pada tim terbaik berikutnya di papan atas.

Bagaimana Jika Man City Juara UCL Musim Ini?

Peraturan UEFA menyatakan bahwa tim mana pun yang menjuarai Liga Champions bakal otomatis lolos ke kompetisi musim berikutnya, terlepas dari laju mereka di kompetisi domestik.

Namun, pada kasus ini, Goal menilai tetap tidak bisa bermain di Liga Champions musim depan, bahkan jika berhasil jadi juara musim ini.

Man City pun tidak akan diizinkan berman di Piala Super Eropa, serta mungkin dilarang di Piala Dunia Antarklub.

Kontroversi VAR Di Dunia Sepak Bola

Piala Dunia 2018 ini merupakan pertama kalinya dalam pagelaran Piala Dunia kinerja wasit akan dibantu dengan teknologi berbasis video yaitu Video Assistant Referee (VAR), ini merupakan suatu kebijakan dari FIFA yang juga telah disetujui oleh International Football Association Board (IFAB). Teknologi ini memungkinkan wasit untuk mengambil keputusan akurat berkat bantuan video yang berteknologi tinggi, misalnya dalam kasus terjadi gol atau pelanggaran pemain.
Teknologi ini sudah diujicoba di berbagai liga besar, seperti Premiere League Inggris, Bundesliga Jerman, dan Serie A Italia. Bahkan negara tetangga kita yaitu Thailand saja sudah mulai menggunakan teknologi VAR di kompetesi nya, tetapi berhenti di tengah jalan karena kurangnya dukungan dan biaya pengoperasian nya yang mahal.

Akhir – akhir ini VAR menjadi perbincangan hangat para pengamat sepakbola dan penggemar sepakbola karena kegunaan nya dalam membantu wasit di Piala Dunia 2018 hingga hari ke-5 ini, dengan cara wasit melihat tayangan ulang dari VAR tersebut dan memutuskan setelahnya.
Sudah terjadi beberapa kejadian seperti gol dan pelanggaran yang diputuskan wasit melalui VAR ,salah satunya proses gol Paul Pogba punggawa timnas Perancis ke gawang Australia yang membawa Perancis unggul 2-1 atas Australia, bola yang ditendang Paul Pogba mengenai mistar gawang bagian dalam dan memantul ke bawah melewati garis gawang kemudian bola memantul lagi keluar garis gawang. Pada saat kejadian tersebut bola telah jelas masuk ke dalam gawang jika dilihat dari tayangan ulang televisi atau menurut pandangan penonton yang lebih dekat dengan gawang, tetapi wasit beserta hakim garis sulit atau ragu menentukan bahwa itu gol atau tidak karena posisinya yang terhalang pemain atau tidak dekat dengan bola. Kemudian wasit melihat tayangan ulang melalui VAR, dari VAR tersebut terlihat bahwa bola seluruhnya telah melewati garis gawang dan wasit memutuskan bahwa tendangan dari Paul Pogba tersebut merupakan gol yang sah. Jikalau VAR tidak digunakan dan wasit memutuskan bahwa itu tidak gol karena bola belum melewari garis gawang menurut pandangan wasit, sehingga skor akhir menjadi 1-1 dan para penggemar sepakbola yang menyaksikan di televisi maupun di stadion melihat di tayangan ulang bahwa itu jelas gol. Hal tersebut akan menjadi sebuah drama yang besar dan perbincangan masyarakat, bisa saja wasit menjadi korban bullying di sosmed. Seperti yang terjadi di Piala Dunia 2010 gol dari Frank Lampard yang tidak disahkan wasit padahal bola telah melewati garis gawang.

Banyak sekali masyarakat maupun pengamat atau penggemar sepakbola yang mempertanyakan teknologi canggih tersebut. Apakah VAR menghilangkan drama dalam sepakbola ? atau VAR meningkatkan sportifitas dan keadilan dalam sepakbola ? Menurut pendapat penulis, VAR merupakan solusi yang bagus untuk menciptakan sepakbola yang lebih maju lagi, menghilangkan berbagai hal – hal yang tidak sportif seperti match fixing, dan membantu jalannya pertandingan agar lebih adil. Sehingga tidak ada lagi tim yang dirugikan oleh kesalahan wasit atau oknum – oknum nakal dalam sepakbola. Banyak yang berpendapat bahwa VAR menyebabkan hilangnya seni/keindahan dalam sepakbola sehingga tidak terjadi lagi kejadian – kejadian kontroversial dan sejarah – sejarah yang melegenda tercipta, seperti gol tangan tuhan Diego Maradona yang pastinya masih teringat oleh penggemar sepakbola hingga saat ini. Mungkin seni/keindahan tersebut bisa dirasakan oleh penggemar sepakbola atau yang menyaksikan pertandingan tetapi tim yang dirugikan akibat kejadian kontroversial tersebut pasti tidak akan merasakan keindahannya. Lebih tepatnya hanya membuat penonton terhibur dari sepakbola itu sendiri tetapi keadilan dari sepakbola itu sendiri tidak ada, sehingga kurang menciptakan pertandingan yang fair. Kesimpulannya adalah semakin majunya perkembangan zaman yang pasti perkembangan dari sepakbola harus maju juga seperti dari teknologi yang membantu kinerja wasit dan penulis berpendapat bahwa VAR meningkatkan sportifitas dan keadilan dalam sepakbola.

Sistem Perkalian Ods Mix Parlay Pada Taruhan Sport

Permainan judi bola selain mudah di mainkan kini bisa dimainkan di handphone, laptop, komputer. Tetapi belum tentu semua orang yang bisa memainkan permainan bola yang satu ini Mix Parlay. Disini anda tidak perlu kahwatir dalam memainkannya karena admin disini akan membantu anda untuk bermain permainan yang satu ini.

Mixparlay adalah salah satu pemainan judi bola online yang banyak di gemari oleh banyak orang. Dengan modal deposit yang kecil dan minimal bet mixparlay cuman 25.000, anda sudah berkesempatan untuk memenangkan permainan ini. Permainan Mix Parlay ini tidak asing lagi di dengar oleh para pemain judi bola online.

Cara bermian judi bola Mix Parlay
Kombinasi jenis-jenis taruhan bola yang tersedia dapat di jadikan sebagai pacuan untuk menghasilkan uang banyak seperti taruhan pada henis Handicap, 1×2, Odd Even, Over Under, danj peraturan mix parlay mudah-mudah susah karena semua tim yang telah berhasil di pilihan tidka bolah ada tim yang harus kalah dan asil dari kemenangan bet yang anda pasang akan berkali-kali lipatannya.
ketentuan dalam memainkan mixparlay ini dimana minimal pasangan 3 tim dan tidak bisa kurang dari itu dan bisa lebih hingga 10 tim seperti yang ada pada  menyediakan judi bola online.

Disini admin akan membantu anda dalam memasang mix parlay.
Misalkan anda memasang 3 tim sebesar 200.000,- untuk di pertandingan Bayern Munchen vs Liverpool, Chelsea vs Manchester City, Paris Saint Germany vs Westham.
Bayern Muncen memberikan voor kepada Liverpool-2.00@1.94 (fur 2,odds = 1.94)
Chelsea memberikan voor kepada Manchester City -0.50@2.13 (fur 1/2, odds = 2.13)
Paris Saint Germany voor kepada Westham -0.50@1.99 ( 1/2 odds = 1.99)

Apabila ketiga tim yang anda pilih berhasil memenangkan pertandingan maka rumus mixparlay mengenaik perkalian adalah :

Odds dari tim Bayern Munchen vs Liverpool, Chelsea vs Manchester City, Paris Saint Germany vs Westham.
Bayern Munchen vs Liverpool, Chelsea vs Manchester City, Paris Saint Germany vs Westham.

Jadi melalui pemasangan mix parlay adalah Rp.200.000,- dan tim yang telah anda pasang akan menang full semuanya. Maka anda berhak memenangkan permainan dengan hadiah Rp.1.444.000. Sebuah kemenangan yang tidak di duga dan besar bukan. Apabila ada satu tim yang mengalami kekalahan maka semau pasangan anda sudah di anggap kalah full, kalah 1/2 atau draw. lantas bagaimana jika dapat tim yang harus kalah setengah, menang setengah atau mendapatkan tim yang pasangannya berangkhir dengan seri.
Cara menghitung taruhan mix parlay menang full seluruh tim, rumus mix parlay : odds tim A x odds tim B x odds tim C x nilai bet anda.

1. apabila terdapat satu tim yang menang setengah, maka odds dari tim yang berhasil menang setengah akan berubah menjadi odds yang akan di kurangi 1, akan di bagi 2, atau di tambah 1 tim yang berhasil menang setengah (1/2) = odds -1 : 2 + 1).

2.apabila terdapat satu yang hanya kalah setengah saja maka akan berubah menjadi =0.5.

3. Apabila terdapat satu tim yang harus bertanding secara draw/seri/imbang. Maka odds biasanya akan berubah menjadi = 1. ( Untuk odds ini bisa and abaikan dan tidak perlu anda mencoba untuk mengkalikan dengan nilai odds yang ada pada tim lainnya).

Setelah anda sudah berhasil mengkalikan satu persatu odds yang ada pada masing-masing pertandingan tim yang berubah karena terdapat tim yang memang setengah, kalah setengah atau bermain dengan hasil draw, kemudian anda kalikan odds dari tim yang berhasil menang full, kemudian anda kalikan lagi deengan tim yang menang full, setelah anda tinggal kalian dengan nilai bet yang anda pasang dan anda hasilnya dari perkalian itu semua adlah hasil kemenangan mix parlay yang anda lakukan.
Semoga tutorial ini bermanfaat bagi anda yang ingin bermain judi bola mixparlay, Terimakasih.